Showing posts with label kabarcianjur. Show all posts
Showing posts with label kabarcianjur. Show all posts

Thursday, January 16, 2025

Dukungan Peserta Musda XI Tetapkan Drs.KH.R. Abdul Rauf Kembali Pimpin MUI Kabupaten Cianjur



 KABARCIANJUR - Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Kabupaten Cianjur, yang digelar selama dua hari (23-24/12) bertempat di gedung Dakwah komplek kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur berlangsung khidmat, yang dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Jawa Barat, Bupati Cianjur, Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, pengurus MUI tingkat kabupaten dan kecamatan se Kabupaten Cianjur, pimpinan ormas islam, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.

Sesuai PD/PRT MUI, Agenda Musda XI ini diantaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus MUI Kabupaten Cianjur masa khidmat 2019-2024 dan memilih pimpinan MUI yang baru, pemaparan LPJ yang disampaikan oleh Ketua Umum bersama Sekretaris Umum, mendapatkan “aplaus”  musyawirin peserta Musda XI, mereka menilai laporan pertanggungjawaban yang disebut Ketua Umum  sebagai laporan kegiatan ini disampaikan dengan rinci dan jelas, banyaknya inovasi dan pengembangan program nyata di MUI Cianjur selama lima tahun terakhir, semakin meyakinkan peserta musda untuk menerima LPJ dengan baik.   “Saya selaku Ketua Umum MUI kabupaten Cianjur masa khidmat 2019-2024 beserta jajaran pengurus lainnya menyampaikan terimakasih kepada para ulama, pemerintah Kabupaten Cianjur, Forkopimda, Pengurus MUI Jawa Barat, atas dukungan dan bimbingannya selama ini, meski kinerja kami belum maksimal karena salah satunya faktor bencana covid-19 disusul musibah gempa, namun tidak menyurutkan para mujahid di semua tingkatan untuk berkhidmat kepada ummat dengan maksimal” ujar Aang Rauf sapaan akrab mantan birokrat Kemenag ini.    

Sementara itu di hari ke 2 pelaksanaan Musda XI, Selasa (24/12) Tim formatur setelah melaksanakan tahapan proses musyawarah mufakat, berlangsung demokratis dan setelah mendengar serta  menyerap aspirasi dari arus bawah hingga dukungan dari orang nomor satu di Cianjur, tim formatur sebagai mandatori peserta musda XI secara bulat mereka menetapkan Drs.KH.R.Abdul Rauf kembali memimpin MUI Kabupaten Cianjur untuk masa khidmat 2024-2029, didampingi para pimpinan lainnya sebagai Wakil Ketua Umum Dr.H.Ahmad Yani, S.IP, M.Si, Sekretaris Umum H.Saepul Ulum, S.Ag, M.Si, Bendahara Umum H.Yosep Umar AR, S.Ag, M.H.     

Usai diumumkan terpilihnya komposisi pimpinan MUI masa khidmat 2024-2029, Wakil Ketua Umum MUI Jawa Barat memberikan apresiasi atas peran MUI Kabupaten Cianjur, tak salah kalau institusi yang dipimpinnya menilai MUI Cianjur terbaik diantara MUI lainnya di Jawa Barat. “Selain memiliki semangat berkhidmat yang tinggi di tubuh MUI Cianjur, inovasi dan program unggulan yang sukses dijalankan bahkan pihaknya semakin takjub dengan eksistensi dan soliditas kepengurusan MUI hingga di tingkat desa di Kabupaten Cianjur.” Tegas Prof. Baduzaman.     [KC.04]***

Menteri Sosial Gus Ipul Resmikan 200 Hunian Tetap untuk Korban Gempa Cianjur 2022




 

KABARCIANJUR - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meresmikan program pembangunan 200 unit hunian tetap untuk korban gempa bumi Cianjur 2022. Acara peresmian digelar di Lapangan PKBM Sarbini pada Rabu (15/1/2025) dan dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program ini.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial, Human Initiative, pemerintah Uni Emirat Arab melalui International Charity dan Dubai Islamic Bank, serta Pemerintah Kabupaten Cianjur. Hunian tetap yang dibangun diperuntukkan bagi 200 keluarga atau 729 jiwa, mengadopsi desain Rumah Tahan Gempa dengan luas 5x6 meter. Setiap rumah dilengkapi dengan 1 kamar mandi, 1 dapur, 1 ruang santai, dan 2 kamar tidur. Selain itu, Kementerian Sosial juga memberikan paket peralatan dapur sebagai dukungan tambahan.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam menangani bencana. “Kolaborasi ini mencerminkan kedekatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab sebagai mitra strategis. Komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dan membangun hubungan baik dengan Indonesia kami apresiasi,” ujar Gus Ipul. Ia juga berpesan agar para penerima manfaat merawat hunian ini dengan baik, dimulai dari menjaga kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.Duta Besar Uni Emirat Arab, Abdulla Salem Al Dhaheri, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia dalam menyelesaikan pembangunan hunian ini. “Pembangunan hunian ini menunjukkan solidaritas dan nilai kemanusiaan antara kedua negara. Terima kasih Republik Indonesia atas bantuannya serta pelibatan masyarakat setempat dalam proses pembangunan,” katanya.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan 5,6 magnitudo pada 2022 berdampak pada 18 kecamatan dan 200 desa di wilayah Cianjur. “Berkat kolaborasi dan bantuan dari pemerintah pusat, bencana gempa bumi Cianjur dapat pulih dalam waktu dua tahun, menjadikan ini sebagai salah satu penanganan bencana tercepat di Indonesia,” ujar Herman.

Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan hunian tetap, tetapi juga pemberdayaan ekonomi bagi warga penerima manfaat. “Kami memberikan program usaha untuk ibu-ibu penerima rumah layak huni. Ada juga bantuan modal usaha dan program pemberdayaan lainnya,” katanya.

Program pemberdayaan mencakup 50 penerima Bantuan Modal Usaha, 125 Sahabat Gizi Balita, 25 penerima Program Bunga Krisan.

Selain itu, tersedia program lanjutan berupa pemberian modal usaha individu dan kelompok dengan rincian sebagai berikut; Pedagang kecil (79 KK), Hortikultura (33 KK), Pertanian (28 KK), Peternakan (14 KK), Toko kelontong (25 KK), Jasa cukur dan percetakan (3 KK), Toko pakaian (5 KK), Budidaya ikan (4 KK), Menjahit (3 KK), Bengkel (6 KK).

Rini (23), salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan ini. “Alhamdulillah, saya sangat senang mendapat rumah ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, semoga program ini semakin berkembang,” ucapnya dengan penuh haru.

Program hunian tetap ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas lembaga dan negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang layak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. [KC.06]***

Menjelang Libur Nataru, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan

 





KABARCIANJUR - Menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Cianjur mengalami kenaikan. Hal itu tidak terlepas akibat tingginya permintaan menjelang akhir tahun ini.

Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Cianjur (PIC), beberapa harga komoditi seperti telur, cabai, dan 

KABARCIANJUR - Menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Cianjur mengalami kenaikan. Hal itu tidak terlepas akibat tingginya permintaan menjelang akhir tahun ini.

Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Cianjur (PIC), beberapa harga komoditi seperti telur, cabai, dan bawang mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Tri Wibowo mengatakan, jelang Nataru harga sembako di PIC ada yang mengalami kenaikan dan bahkan ada yang mengalami penurunan.

"Kalau di Pasar Induk Cianjur, Alhamdulillah masalah sembako ada yang naik ada yang turun harganya. Yang naik diantaranya harga telur ayam, bawang, dan daging ayam turun," kata pria yang akrab disapa Doni.

Ia menyebut, harga telur ayam untuk harga normal di kisaran Rp27 ribu per kilogram. Namun, menjelang Nataru, harga telur ayam naik menjadi Rp32 ribu per kilogrambawang mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Tri Wibowo mengatakan, jelang Nataru harga sembako di PIC ada yang mengalami kenaikan dan bahkan ada yang mengalami penurunan.

"Kalau di Pasar Induk Cianjur, Alhamdulillah masalah sembako ada yang naik ada yang turun harganya. Yang naik diantaranya harga telur ayam, bawang, dan daging ayam turun," kata pria yang akrab disapa Doni.

Ia menyebut, harga telur ayam untuk harga normal di kisaran Rp27 ribu per kilogram."Cabai keriting dari awal Desember dari semula  Rp30 ribu naik terus sampai sekarang jelang Nataru menjadi Rp50 ribu per kilogram. Cabai hijau dari harga Rp28 sampai Rp40 ribu, cabai rawit hijau dari harga Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu," kata Kasubag TU UPTD Pasar Muka Cianjur, Asep Ahmad Hermawan.

Selian itu, Asep menyebut harga komoditas lain yang naik seperti bawang merah dari semula Rp30 ribu, sekarang menjadi Rp40 per kilogram. Bawang Sumenep Rp50 ribu, bawang biasa Rp40 ribu per kilogram.

"Harga telur sekarang Rp31 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp27 ribu per kilogram. Daging ayam dari semula Rp35 ribu harga normal, saat ini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan sudah berlangsung dua Minggu. Sementara itu, harga tomat turun harga normal tomat Rp14 ribu sekarang turun menjadi Rp10 ribu," katanya.

Dia mengungkapkan, untuk harga lainnya seperti daging sapi, beras dan lainnya masih normal. Selain itu, untuk stok kebutuhan masih mencukupi.

"Semua jenis komoditas hampir naik, untuk stok aman. Jelang Natal yang naik telur dan cabai-cabaian, kenaikan harga mungkin akibat tingginya harga pemasok," ujarnya. [KC-02]* 

menampilkan google sheets